2011/12/13

Gunung Gamalama Ternate Dikabarkan Meletus

"Statusnya dinaikkan pukul 11 waktu setempat," ujar Kepala Badan Vulkanologi Mitigasi Klimatologi dan Geologi (BVMKG), Surono, Minggu 4 Desember 2011.

Menurut Surono, bisa saja Gunung Gamalama malam ini sudah meletus. Pasalnya, saat ini sedang hujan deras disertai angin kencang dan listrik mati.
Baca selengkapnya »

Label:

2011/12/09

Malam Minggu, Gerhana Bulan Terakhir Tahun Ini


Astronom Ma'rufin Sudibyo dalam posting di jejaring sosialnya, Minggu (4/12/2011) lalu, mengatakan, "Gerhana mulai terjadi pada pukul 18.35 WIB ditandai dengan mulai bersentuhannya cakram Bulan terhadap penumbra."
Baca selengkapnya »

Label:

2011/10/27

Hati-hati Pohon Tumbang di Awal Pancaroba


Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bogor mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada ketika melintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor yang banyak ditanami pohon besar. Hal itu terkait dengan musim pancaroba yang sedang terjadi. Sebab, jika tidak berhati-hati, keberadaan pohon peneduh daat musim kemarau itu bisa menimbulkan bencana karena rawan tumbang saat hujan yang disertai angin kencang.



Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bogor Dian Herdiawan yang dikonfirmasi "PRLM", Rabu (26/10).

Dikatakan Dian, selama hampir dua pekan telah ada enam belas pohon tumbang terjadi di Kota Bogor. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa yang terjadi dalam kurun waktu dua pekan ini sempat membuat seorang pengguna jalan terluka karena tertimpa pohon yang tumbang.

"Selasa (25/10) sore saja sudah ada tujuh pohon tumbang di Kota Bogor. Memang tidak ada korban jiwa, tapi masyarakat perlu hati-hati dan waspada agar tidak celaka," kata Dian.

Tujuh pohon berbagai jenis yang tumbang pada Selasa (25/10) akibat hujan deras disertai angin kencang di antaranya terjadi di Jln. Pemuda (tumbang melintang di jalan), pohon angsana dan pohon ceri di Jln. Julang, pohon angsana dan filcium di Jln. Heulang, serta pohon mangga dan filicium di Jln. Azimar. (A-155/A-88)***

sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/163435

Label:

Hati-hati Pohon Tumbang di Awal Pancaroba


Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bogor mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada ketika melintas di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor yang banyak ditanami pohon besar. Hal itu terkait dengan musim pancaroba yang sedang terjadi. Sebab, jika tidak berhati-hati, keberadaan pohon peneduh daat musim kemarau itu bisa menimbulkan bencana karena rawan tumbang saat hujan yang disertai angin kencang.

Baca selengkapnya »

Label:

2011/10/24

Simoncelli Sempat Diramal Jadi Bintang Tahun Depan


Pebalap Honda Gressini asal Italia, Marco Simoncelli, yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut saat balap MotoGP di Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011), dikenal sebagai sosok flamboyan dan salah satu pembalap berbakat di dunia otomotif.



Dengan gaya rambut kribonya, Simoncelli amat mudah dikenali. Sementara itu, bakat yang dimilikinya membuat Simoncelli selalu mendapat perhatian dari banyak pihak.

Ironisnya, Sirkuit Sepang tempat Simoncelli memastikan gelar juara dunia kelas 250cc pada 2008, menjadi sirkuit terakhir yang dipakai pembalap ini.

Kecelakaan yang melibatkan Collin Edwards dan Valentino Rossi tersebut membuat Simoncelli terkapar di lintasan. "Supersic" jatuh dan terseret ke jalur pebalap Yamaha Tech 3, Colin Edwards, yang tak kuasa menghindar sehingga menghantam motor sekaligus kepala Simoncelli.

Saat itu juga bendera merah dikibarkan, dan Simoncelli dievakuasi dengan ambulans ke pusat medis sirkuit. Sayang, takdir berkata lain, karena nyawanya tak tertolong sehingga dia meninggal pada pukul 16.56 waktu setempat.

Menurut direktur medis MotoGP, Simoncelli cedera parah pada beberapa bagian tubuh, sehingga dia tak mampu melawannya. Pebalap berusia 24 tahun tersebut mengalami luka yang besar pada kepala, leher, dan dada. Upaya pihak paramedis untuk menyelamatkan nyawanya gagal.

Simoncelli dilahirkan di Cattolica, 20 Januari 1987. Ia mengakhiri karir balap domestiknya, dengan pindah ke tim Aprilia pada 2002. Saat itu, ia mengikuti kejuaraan MotoGP kelas 125cc. Kemenangan pertamanya didapat pada 2004, setelah ia meraih pole position di GP Spanyol.

Pada 2006, ia kemudian naik tingkat ke kelas 250cc, dan pindah ke Tim Gilera. Bersama tim ini, Simoncelli meraih gelar juara dunia pada 2008. Setelah meraih 12 kemenangan di kelas 250cc, ia kemudian beralih ke MotoGP. Pada 2010, Simoncelli membela Honda Gressini.

Pada Mei lalu, ia sempat terlibat kecelakaan kontroversial dengan pembalap Honda lainnya, Dani Pedrosa, saat keduanya mengikuti GP Prancis di Le Mans. Akibat kecelakaan itu, Pedrosa terpaksa menjalani operasi akibat menderita patah tulang pada bahunya.

Simoncelli dituduh telah melakukan manuver ilegal. Ia pun kerap mendapat kecaman dari fans Pedrosa akibat kasusnya dengan pebalap Spanyol tersebut.

Hasil terbaik yang ditorehkan Simoncelli di kelas MotoGP adalah posisi kedua, saat Casey Stoner memastikan gelar juaranya di GP Australia pekan lalu. Sepekan setelah pencapaian tersebut, Simoncelli pun harus menghembuskan nafas terakhirnya.

Pembalap Formula 1, Mark Webber, menuturkan bela sungkawanya melalui akun twitternya, "RIP Marco. Bakat istimewa yang akan dirindukan. Memikirkan cintamu dan semua paddock MotoGP."

Sementara itu pembalap Moto GP, Cal Crutchlow menuliskan di twitternya, "RIP Marco Simoncelli. Pembalap hebat dan orang yang akrab dengan semuanya. Pikiranku bersama dengan keluarga dan temannya. Saya tidak akan pernah melupakan hari ini."

"Pada saat aku melihat cuplikan adegan tersebut, saya merasa mual. Kapanpun helm itu lepas, itu adalah pertanda buruk," kata Stoner kepada BBC.

Matt Roberts, presenter BBC menggambarkan Simoncelli sebagai sosok menarik baik di dalam maupun di luar track. "Saat seseorang meninggal, semua orang selalu berkata kalau mereka cinta kehidupan. Namun ia adalah pribadi yang sangat bersemangat," katanya.

"Ia telah memiliki penggemar dalam jumlah besar di seluruh dunia, meskipun kerap dicemooh karena cara balapnya yang agresif, namun ia adalah pria yang luar biasa. Ia tidak menjadikan dirinya terlalu serius, dan akan menjadi bintang tahun depan."

sumber : http://olahraga.kompas.com/read/2011/10/24/00460780/Simoncelli.Sempat.Diramal.Jadi.Bintang.Tahun.Depan

Label: ,

Simoncelli Sempat Diramal Jadi Bintang Tahun Depan


Pebalap Honda Gressini asal Italia, Marco Simoncelli, yang meninggal dunia akibat kecelakaan maut saat balap MotoGP di Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011), dikenal sebagai sosok flamboyan dan salah satu pembalap berbakat di dunia otomotif.

Baca selengkapnya »

Label: ,

2011/10/21

Bocah 8 Tahun Tertembak Saat Main Perang-perangan

Permainan perang-perangan oleh Fauzan (8) dan teman-temannya berakhir tragis. Warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, tewas setelah dadanya ditembus peluru senapan angin yang ditembakkan Misbah Rozak (8), Rabu (19/10/2011).


Misbah tentu tak mengira, kalau senapan angin yang dia todongkan ke dada Fauzan, ternyata berisi peluru yang akhirnya merenggut nyawa sahabat karibnya. Peristiwa itu terjadi saat waktu dzuhur sekitar pukul 11.30 WIB, di pelataran rumah Misbah.

Di halaman rumah tersebut, mereka tengah asyik main perang-perangan bersama sejumlah teman lainnya. Layaknya anak kecil pada umumnya, main perang-perangan kurang sangar jika tak menggunakan senjata seperti di film-film. Oleh karena itulah, Misbah mengambil senapan angin milik ayahnya, Khoiron (37), tanpa sepengetahuan ayahnya.

Berbekal senapan, Misbah berlagak seperti prajurit perang yang pernah disaksikannya pada layar televisi. Senapan ini pun lantas ditodongkan kepada teman-teman sepermainannya. Apes, saat moncong senapan mengarah pada dada Fauzan, suasana horor layaknya film perang pun mencuat di pelataran rumah itu.

Senapan angin yang dianggap tidak berisi peluru itu tiba-tiba menyalak. “Saya di teras rumah dan melihat Misbah menembak. Dooorrr!, Fauzan langsung jatuh,” kata Irvan Muhammad (7), teman Fauzan dan Misbah.

“Ternyata, tanpa diketahui oleh pelaku (Misbah), senapan itu ada pelurunya (semacam gotri),” kata AKP B Hendriyanto, Kapolsek Sukorejo.

Di dekat lokasi kejadian, saat itu Khamsari (55), saksi, tengah membeli minuman ringan di toko milik orang tua Misbah. Namun, sebelum dilayani, ia tiba-tiba dikagetkan dengan bunyi suara letusan senapan.

“Tiba-tiba ada suara tembakan dan membuat saya kaget. Begitu saya berlari melihat, Khoiron dari dalam rumah berlari sambil berteriak, senapan itu ada isinya. Tapi, Fauzan sudah jatuh,” terang Khamsari.

Khamsari menceritakan, awalnya yang hendak ‘ditembak’ adalah Jazilul Yakin (4), cucunya yang juga ikut main perang-perangan. Tapi, tiba-tiba saja moncong senapan berpindah ke arah Fauzan dari jarak kurang dari 1 meter.

Senapan angin adalah senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang dimampatkan dengan cara dipompa. Senapan angin biasanya digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil seperti burung dan tupai.

Menurut situs wikipedia, ukuran peluru yang dipakai senapan angin tidak terlalu besar yaitu kaliber 177 atau 4,5 mm dan 5,5 mm, dan biasanya terbuat dari bahan timah. Meskipun begitu senapan itu bisa membunuh manusia kalau ditembakkan dari jarak dekat.

Sementara itu, Khoiron langsung membopong Fauzan yang bersimbah darah karena dada kanannya tertembak senapan angin. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, bocah itu mengembuskan napas terakhirnya.

Tentu saja tewasnya Fauzan membuat orang tuanya syok. Bahkan ayah korban, Hasan (50), tidak sadarkan diri cukup lama dan tidak dapat ditemui. Sedangkan ibu korban, Satuni (40), terus menunggu jasad putranya yang terbujur kaku di balai-balai bagian depan rumahnya.


sumber : http://id.berita.yahoo.com/bocah-8-tahun-tertembak-saat-main-perang-perangan-022124456.html

Label:

Bocah 8 Tahun Tertembak Saat Main Perang-perangan

Permainan perang-perangan oleh Fauzan (8) dan teman-temannya berakhir tragis. Warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, tewas setelah dadanya ditembus peluru senapan angin yang ditembakkan Misbah Rozak (8), Rabu (19/10/2011).
Baca selengkapnya »

Label: