2011/10/18

3 Ribu TKI Akan Dipulangkan dengan Pesawat Haji

JAKARTA - Pemerintah berniat memulangkan 3 ribu TKI yang berada di Jeddah, Arab Saudi, dengan menggunakan pesawat haji.



"Ini bagi mereka yang mengalami kesulitan untuk pulang sehingga dibantu untuk administrasinya," tutur Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, saat ditemui usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/10/2011).

Menurut Agung, penggunaan pesawat haji ini untuk menghemat biaya, dan agar tidak mengganggu keberangkatan jemaah haji. "Kami akan menggunakan 18 pesawat Garuda yang pulang dari mengangkut jemaah haji, karena pesawat kosong," paparnya.

Agar tidak menganggu jadawal pesawat haji, lanjut Agung, para TKI akan dipulangkan mulai tanggal 30 dan 31 Oktober 2011 ini. "Karena tanggal itu sudah tidak ada jadwal keberangkatan jamaah haji," terangnya.

Mengenai berapa jumlah besaran biaya pemulangan, Agung menyebutkan jumlahnya mencapai Rp3,5 miliar. "Satu orang biayanya mencapai USD140," tadasnya

sumber : http://news.okezone.com/

Label:

3 Ribu TKI Akan Dipulangkan dengan Pesawat Haji

JAKARTA - Pemerintah berniat memulangkan 3 ribu TKI yang berada di Jeddah, Arab Saudi, dengan menggunakan pesawat haji.

Baca selengkapnya »

Label:

2011/07/04

Puluhan Orang Terlantar Dipulangkan

Dalam kurun waktu hingga Juni 2011, sudah ada sekitar 59 orang terlantar berhasil dipulangkan ke daerah asal oleh pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Blitar.
Mahsun, Kabid Kesejahteraan Sosial Dinsosnaker Kota Blitar saat dikonfirmasi dikantornya Jumat (1/7) mengatakan, dari sekitar 59 orang terlantar itu mayoritas berasal dari luar Kota Blitar, seperti dari Surabaya, Solo, Trenggalek, Kalimantan, Bali dan Sulawesi. Sebelumnya mereka telah mengantongi surat pengantar dari aparat kepolisian, untuk mendapat bantuan pemulangan. Khusus untuk mereka yang bertempat tinggal di luar propinsi Jawa Timur, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur untuk membantu pemulangan.

Lebih lanjut Mahsun menambahkan, selain mereka yang terlantar, secara terpadu dengan jajaran Polres Blitar Kota, Sat Pol PP dan Kementrian Agama Kota Blitar, pihaknya juga rutin melakukan razia dengan sasaran gelandangan pengemis (gepeng). Bagi mereka yang tertangkap dan berasal dari  luar kota akan dipulangkan, sementara yang alamatnya tidak jelas akan ditempatkan di rumah singgah di wilayah Kecamatan Sukorejo. Sedangkan yang jompo diantrikan untuk mengisi panti jompo di Sidoarjo yang dikelola oleh Pemprop Jawa Timur.
“Jika dalam operasi gabungan ini ditemukan ada warga Kota Blitar, selanjutnya akan dibina dan mendapat pelatihan agar bisa membuka usaha mandiri,” imbuhnya.
 
sumber : http://blitarkota.go.id

Label:

Puluhan Orang Terlantar Dipulangkan

Dalam kurun waktu hingga Juni 2011, sudah ada sekitar 59 orang terlantar berhasil dipulangkan ke daerah asal oleh pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Blitar.
Mahsun, Kabid Kesejahteraan Sosial Dinsosnaker Kota Blitar saat dikonfirmasi dikantornya Jumat (1/7) mengatakan, dari sekitar 59 orang terlantar itu mayoritas berasal dari luar Kota Blitar, seperti dari Surabaya, Solo, Trenggalek, Kalimantan, Bali dan Sulawesi. Sebelumnya mereka telah mengantongi surat pengantar dari aparat kepolisian, untuk mendapat bantuan pemulangan. Khusus untuk mereka yang bertempat tinggal di luar propinsi Jawa Timur, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur untuk membantu pemulangan.
Baca selengkapnya »

Label:

2011/06/07

Legislatif : SKPD Kekurangan Karyawan Untuk Ditambah

Berdasarkan pengamatan dari komisi I bidang pemerintahan DPRD Kota Blitar, ada sejumlah SKPD yang masih kekurangan karyawan, sehingga berdampak pada kurang maksimalnya pelaksanaan kegiatan di SKPD itu, satu diantaranya di Bapemas dan KB Kota Blitar.
Hal itu seperti diungkapkan Supriono, anggota komisi I DPRD Kota Blitar. Beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Bapemas dan KB, yang mendapati pasca pengembangan SKPD ini dari Bapemas menjadi Bapemas dan KB belum dibarengi dengan penambahan SDM di dinas ini, sehingga sejumlah kegiatan tidak bisa berjalan maksimal. Untuk itu eksekutif diminta melakukan evaluasi dan penambahan karyawan di SKPD yang masih kurang, agar tupoksinya bisa mampu berjalan dengan maksimal.

Menanggapi hal ini, Drs. Ichwanto, M.AP, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar saat dikonfirmasi terpisah mengenahi hal ini mengakui, ada sejumlah SKPD yang karyawannya berlebih, namun ada juga SKPD yang jumlah karyawannya masih kurang, sehingga kondisi ini akan dievaluasi. Untuk menyikapinya bagi SKPD yang karyawannya berlebih atau dinilai terlalu banyak, akan di pindah ke SKPD yang dinilai karyawannya masih kurang. Namun secara global hal itu masih dievaluasi.(yuk)

sumber: (http://blitarkota.go.id/)

Label:

Legislatif : SKPD Kekurangan Karyawan Untuk Ditambah

Berdasarkan pengamatan dari komisi I bidang pemerintahan DPRD Kota Blitar, ada sejumlah SKPD yang masih kekurangan karyawan, sehingga berdampak pada kurang maksimalnya pelaksanaan kegiatan di SKPD itu, satu diantaranya di Bapemas dan KB Kota Blitar.
Hal itu seperti diungkapkan Supriono, anggota komisi I DPRD Kota Blitar. Beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Bapemas dan KB, yang mendapati pasca pengembangan SKPD ini dari Bapemas menjadi Bapemas dan KB belum dibarengi dengan penambahan SDM di dinas ini, sehingga sejumlah kegiatan tidak bisa berjalan maksimal. Untuk itu eksekutif diminta melakukan evaluasi dan penambahan karyawan di SKPD yang masih kurang, agar tupoksinya bisa mampu berjalan dengan maksimal.
Baca selengkapnya »

Label:

2011/04/20

Legislatif : Optimalkan Tenaga Parkir

Dari target PAD sektor retribusi parkir sekitar Rp. 900 juta tahun 2011, pada triwulan ketiga  atau bulan Maret, baru tercapai sekitar 14 % dari yang seharusnya 25 %. Untuk mengklarifikasi kondisi ini, komisi II DPRD Kota Blitar melakukan hearing dengan Dinas Perhubungan Kota Blitar di gedung DPRD Kota Blitar, Senin (18/4).
Baca selengkapnya »

Label:

2011/04/07

Prospek dan Potensi Jahe Gajah

Prospek Usaha Jahe Gajah memiliki masa depan yang cukup cerah. Jahe gajah banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran makanan, minuman, kosmetika dan bahan baku dalam kegiatan industri. Semakin pesatnya kegiatan industri obat-obatan modern, tradisional dan industri-industri lain yang bermunculan dengan menggunakan bahan baku jahe menyebabkan permintaan komoditi ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Teknik Budidaya Jamur Tiram

Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang cukup populer di tengah masyarakat Indonesia, selain Jenis jamur lainnya seperti jamur merang, jamur kuping dan jamur shitake. Pada umumnya jamur tiram dikonsumsi oleh masyarakat sebagai sayuran untuk kebutuhan sehari-hari. Jamur tiram adalah jenis jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur kayu lainnya. Jamur tiram mengandung protein, lemak, fospor, besi, thiamin dan riboflavin lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur lain. Jamur tiram mengandung 18 macam asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dan tidak mengandung kolesterol
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Membuat Pestisida Sendiri Untuk Pertanian Organik

Pertanian organik yang semakin menjadi trend dalam kehidupan masyarakat hal ini merupakan peluang usaha yang perlu ditangkap oleh pelaku bisnis usaha kecil. Dunia pertanian yang didominasi oleh usaha kecil dan menengah perlu melakukan inovasi dalam pengembangan dunia pertanian dan bisnis pertanian.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Budi Daya Kelengkeng Pingpong Antara Hobi Dan Peluang Usaha

Bila anda menjumpai buah kelengkeng yang berukuran besar bisa jadi itu adalah Kelengkeng Pingpong. Kelengkeng Pingpong merupakan jenis kelengkeng yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dipersamakan dengan bola pingpong. Sebenarnya kelengkeng pingpong bukanlah tanaman asli Indonesia karena berasal dari Vietnam yang dibawa masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan kelengkeng lokal Indonesia yang hanya bisa berbuah dengan baik di dataran tinggi, Kelengkeng pingpong bisa tumbuh dan berbuah pada tanah dataran rendah.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Teknik Memacu Pertumbuhan Ikan Nila

Budidaya ikan nila telah banyak dilakukan sebagai kegiatan sampingan maupun dikelola sebagai sebuah usaha yang mendatangkan profit. Sesungguhnya ikan nila bisa dijadikan alternatif bisnis dalam skala bisnis usaha kecil ataupun usaha sampingan dengan pengelolaan yang lebih baik dan intensif. 
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Tips Hemat Pakan Dalam Budidaya Ikan

Pakan ikan buatan pabrik memang praktis dan cukup baik untuk pertumbuhan ikan, namun harga pelet ikan yang cukup tinggi cukup memberatkan para petani ikan. Harga Pelet ikan saat ini berkisar pada harga 7 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga ikan Nila, Lele dan Bawal dari petani biasanya dibeli seharga 9500 rupiah, di beberapa daerah mungkin bisa sampai 12000 rupiah per kilogram .Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi petani ikan, belum lagi permasalahan penyakit ikan, sewa lahan dan lain-lain
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Menekan Biaya Produksi Budidaya Ikan Dengan Pelet Buatan Sendiri

Dalam bisnis budidaya ikan biaya untuk makanan ikan (pelet) memerlukan budged yang paling besar. Jika pengeluaran untuk pelet ikan ini bisa ditekan maka keuntungan dalam bisnis budidaya ikan akan meningkat cukup significant. Dalam kenyataannya pelet ikan yang ada di pasaran cenderung mengalami kenaikan sehingga keuntungan bisnis budidaya ikan semakin tipis.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Budidaya Ikan Patin

Ikan patin merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki peluang ekonomi untuk dibudidayakan. Budidaya ikan Patin masih perlu diperluas lagi, karena pemenuhan atas permintaan ikan patin  masih sangat kurang.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Budidaya Ikan Gurameh Pada Kolam Terpal

Budidaya Ikan merupakan peluang usaha yang tidak pernah mati, kebutuhan ikan di masyarakat terus meningkat dan semakin meluas, sementara pasokan belum mencukupi. 
Salah Budi Daya Ikan yang menjanjikan keuntungan adalah Ikan Gurameh, atau sebutan lain Ikan Guramih. Ikan Gurameh merupakan ikan yang banyak digemari oleh masyarakat kita. Aneka masakan berbahan dasar ikan guramih dengan mudah bisa didapatkan di restoran, warung makan bahkan kaki lima
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Mobil-Mobilan Dari Enceng Gondok Beromzet Miliaran

Enceng gondok memang tanaman gulma yang cukup meresahkan. Namun nyatanya peluang bisnis kerajinan berbahan enceng gondok mampu mendatangkan keuntungan sampai puluhan juta rupiah. Tentu saja bisnis enceng gondok ini tidak serta merta membuahkan hasil. Butuh sentuhan kreatifitas dan inovasi dalam menekuni bisnis ini.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Bisnis Kerajinan Enceng Gondok

Banyak orang mengenal tanaman enceng gondok atau dalam bahasa latin bernama Eichhornia crassipes, merupakan gulma bagi tanaman di sawah.
Selain sebagai gulma dalam jumlah yang besar enceng gondok akan mengakibatkan pendangkalan pada perairan seperti danau dan kolam. Tetapi dibalik semua itu banyak peluang usaha yang bisa dihasilkan dari bisnis kerajinan enceng gondok.Baca selengkapnya »

Label: , ,

Beternak Ayam Kampung Secara Intensif

Pada umumnya ayam kampung dipelihara oleh masyarakat secara ala kadarnya dan tidak mempertimbangkan produktivitas dan nilai ekonomis. Hal ini wajar karena sebagian besar memelihara ayam kampung hanya sekedar untuk mengisi waktu luang atau sekedar hobi saja. 
Alhasil cara pemeliharaan, kebutuhan nutrisi dan perkandangan juga tidak terlalu diperhatikan dengan baik. Cara beternak seperti ini tentu tidak bisa diandalkan jika beternak ayam kampung akan dijadikan sebagai sumber penghasilan keluarga.
Baca selengkapnya »

Label: , ,

Bisnis Ternak Ayam Serama, Ayam Mini Harga Jumbo

Ayam SeramaAyam dari negeri Jiran ini dikenal memiliki ukuran tubuh terkecil di dunia, lebih kecil dari ukuran tubuh Ayam kate. Namun demikian keuntungan bisnis ternak ayam serama tidak semungil ukuran tubuhnya. Semakin kecil ukurannya justru semakin mahal.
Baca selengkapnya »

Label: ,